Semua artikel
Regulasi 6 mnt baca

Apa Itu Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi dan Mengapa Penting

TS
Tim Sahkan
Legal & Compliance · 20 Juni 2026

Tanda tangan elektronik kini menjadi tulang punggung transaksi digital. Namun tidak semua tanda tangan elektronik memiliki kekuatan hukum yang sama. Memahami perbedaannya adalah langkah pertama untuk melindungi bisnis Anda.

Dua jenis tanda tangan elektronik

Secara umum, tanda tangan elektronik terbagi menjadi dua: tersertifikasi dan tidak tersertifikasi. Perbedaan utamanya terletak pada penggunaan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh penyelenggara resmi.

  • Tersertifikasi: dibuat dengan sertifikat elektronik, memiliki kekuatan hukum penuh dan setara tanda tangan basah.
  • Tidak tersertifikasi: tanpa sertifikat, umumnya digunakan untuk keperluan internal berisiko rendah.

Mengapa memilih yang tersertifikasi

Untuk dokumen bernilai hukum—kontrak, perjanjian, atau dokumen resmi—tanda tangan tersertifikasi memberikan kepastian. Ia mengikat identitas penandatangan, menjaga integritas dokumen, dan menyediakan jejak audit yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kepastian hukum bukan kemewahan—ia adalah fondasi setiap transaksi digital yang serius.

Sahkan menghadirkan tanda tangan tersertifikasi dengan pengalaman yang sesederhana mengetik nama Anda, namun sekuat dokumen bermeterai.

Siap mencoba Sahkan?

Tanda tangani dokumen pertama Anda secara gratis, hari ini.

Daftar Sekarang